Waspada Dalam Membeli Mobil Bekas Tabrakan

Spread the love

Bagi masyarakat modern, khususnya bagi mereka yang tinggal di daerah perkotaan, mobil menjadi satu kebutuhan tersendiri yang perlu dimiliki. Di tengah mobilitas yang semakin cepat, tentunya dibutuhkan kendaraan pribadi yang nyaman, aman, dan kuat untuk digunakan dalam jarak jauh. Hal tersebut ada pada mobil. Tak heran jika mobil jadi satu barang yang banyak dicari orang. Meski begitu, tentunya mobil masih tergolong barang yang mewah, mengingat harganya yang masih ratusan juta. Bagi mereka yang butuh namun terhimpit masalah biaya, tentu sulit jika harus membeli mobil baru. Salah satu solusinya tentu dengan membeli mobil bekas yang harganya murah. Namun dalam membeli mobil bekas sendiri juga perlu waspada, karena ada beberapa penjual yang menawarkan produk yang kurang bagus. Salah satunya adalah mobil bekas tabrakan.

Ciri Mobil Bekas Tabrakan

Tentunya ada banyak jenis mobil bekas yang dipasarkan, salah satunya mobil yang sudah pernah tabrakan. Meskipun sudah dilakukan perbaikan, tentunya kualitasnya juga akan menurun. Nah, berikut adalah beberapa ciri yang bisa Anda amati dari mobil bekas tabrakan.

  1. Bodi mobil yang memiliki cacat

Saat terjadi tabrakan, bagian yang akan terkena dampaknya adalah pada bagian bodinya. Saat akan dijual, biasanya pemilik akan memperbaiki bodinya terlebih dahulu. Meskipun sudah diperbaiki, tentunya kualitasnya tidak sebagus sebelumnya. Hal ini bisa terlihat dari adanya dempulan pada bagian bodi yang rusak. Selain itu, warna yang belang juga bisa jadi indikasi jika bodi mobil mengalami perbaikan.

  1. Kaca yang tidak presisi

Kaca, baik bagian depan atau belakang, juga jadi satu bagian yang akan rusak saat mengalami tabrakan, apalagi saat cukup keras. Selain kacanya retak atau pecah, biasanya panel penopang kacanya juga bisa tidak lurus. Hal ini bisa membuat kaca tidak menjadi presisi saat dipasang kembali. Jika terjadi hal seperti ini, dikhawatirkan air hujan bisa merembes masuk ke bagian interior.

  1. Rangka yang dilas

Saat mobil mengalami tabrakan yang cukup berat, biasanya bagian yang berdampak cukup parah adalah di bagian rangkanya. Saat bodinya penyok sampai rangkanya patah, langkah yang diambil untuk memperbaikinya adalah dengan mengelasnya. Hal ini dilakukan untuk menjaga agar bodi bisa terpasang secara sempurna.

  1. Tidak stabil saat dikendarai

Tabrakan sendiri tentunya akan sangat berdampak pada bodi mobil. Selain mempengaruhi penampilannya, hal ini juga bisa berpengaruh pada saat dikendarai. Mobil yang mengalami tabrakan cukup parah jelas akan terasa kurang stabil saat dikendarai, terlebih saat kecepatan yang cukup tinggi.

Kiat Agar Mengetahui Mobil Bekas Tabrakan

Setelah kita mengetahui berbagai ciri dari mobil yang pernah mengalami tabrakan, kali ini kita akan membahas beberapa kiat agar Anda bisa mengetahui jika mobil bekas yang akan Anda beli memang pernah mengalami tabrakan atau tidak.

  1. Cek keseluruhan bodi

Saat Anda akan membeli mobil bekas, perhatikan betul keseluruhan bodi mobilnya. Cek beberapa bagian, apakah terdapat ciri mobil yang pernah mengalami tabrakan atau tidak. Misal, lihat di bagian kap dan atap mobil, apakah terdapat cacat atau belang warna. Cek juga bagian bodi atau sasisnya, apakah terdapat dempul ataupun las. Jangan ragu juga untuk cek apakah karet kaca bagian depan dan belakang mengalami kebocoran atau tidak dengan menyemprotkan air.

  1. Uji di jalan yang lurus

Langkah selanjutnya adalah dengan menguji mobil pada jalan yang lurus. Jalankan mobil pada kecepatan kisaran 40 sampai 60 km/h. Saat setir mobil terasa tidak stabil, seakan tertarik ke arah samping, maka bisa kita duga jika mobil tersebut pernah mengalami tabrakan.

Itulah tadi beberapa ciri dan tips saat membeli mobil bekas tabrakan. Dengan begitu, Anda tidak akan mengalami kerugian meski membeli mobil bekas ya!